Bandar Bola Tangkas - Honda Tidak Berencana Mengeluarkan Dani Pedrosa

Kini BandarTaruhan menyediakan jenis permainan baru seperti permainan Sabung Ayam & Number Game ( Spin Bola )
BandarTaruhan memberikan bonus komisi Sportsbook sebesar 15%, Live Casino dengan rollingan sebesar 0.7% & Permainan Tangkas dengan CashBack 5% , Daftarkan Diri Anda Sekarang Juga!
Daftar Taruhan Bola
Deposit Dana
Withdraw Dana

Bandar Bola Tangkas – Honda Tidak Berencana Mengeluarkan Dani Pedrosa

Bandar Bola Tangkas – Ketika Marc Marquez dapat langsung menjadi juara dunia pada tahun pertamanya di MotoGP, rekan setimnya Dani Pedrosa kembali menjadi nomer duanya di tim Honda. Tidak mampu memperlihatkan skilnya untuk jadi juara dunia, Pedrosa tidak ingin dikeluarkan oleh timnya.

Tahun 2013 merupakan tahun ke delapan Dani Pedrosa membela tim Honda. Di sepanjang waktu tersebut dia tidak sekali pun mendapatkan trofi juara dunia, pembalap yang berasal dari Spanyol itu hanya mampu menjadi runner up di posisi kedua. Tercatat oleh Bandar Bola bahwa Pedrosa sudah empat musim mengakhiri kompetisi di urutan kedua klasemen.

Bukan itu saja, Pedrosa dinilai hanya menjadi pelengkap di tim Honda. Dia selalu kalah dengan para rekan setimnya seperti Nicky Hayden, Casey Stoner dan Sekarang ini Marc Marquez yang secara bergantian menjadi juara dunia.

Kendati demikian, pabrikan Honda tidak berencana untuk mengeluarkan pembalap yang sudah berusia 28 tahun itu. Karena Honda merasa Pedrosa merupakan pembalap yang hebat hanya saja di kurang beruntung dalam musim sebelumnya. Honda juga menegaskan bahwa Pedrosa akan terus bersama mereka.

“Suka atau tidak Pedrosa tetap pembalap untuk tim Honda. Dia selalu menjadi penantang. Kami sudah lama mengenalnya, kami tahu kemampuannya. Jika kita melihat saat dia belum mendapatkan cederanya, saat itu dia berhasil menjadi pemimpin klasemen. Karena cederanya itu kini berdampak besar bagi kompetisi di sepanjang musim,”Ujar Presiden HRC, Livio Suppo.

Bicara tentang nasib buruk, dari semua pembalap MotoGP Pedrosa terhitung lebih banyak mendapatkan kecelakaan. Waktu pertama kali dia masuk ke kelas MotoGP pada periode 2006, hanya pada tahun 2012 saja dia tidak pernah mengalami kecelakaan yang sudah membuat tulangnya patah atau retak.