Laga Sengit, Bayern vs Dortmund

Kini BandarTaruhan menyediakan jenis permainan baru seperti permainan Sabung Ayam & Number Game ( Spin Bola )
BandarTaruhan memberikan bonus komisi Sportsbook sebesar 15%, Live Casino dengan rollingan sebesar 0.7% & Permainan Tangkas dengan CashBack 5% , Daftarkan Diri Anda Sekarang Juga!
Daftar Taruhan Bola
Deposit Dana
Withdraw Dana

Laga Sengit, Bayern vs Dortmund

Final Liga Champions 2012/2013 akan menghadapkan dua klub asal Jerman yaitu Borrusia Dortmund melawan Bayern Munich. Pertandingan Borrusia Dortmund dan Bayern Munich ini akan di adakan di Wembley, Minggu (26/05/2013) dini hari WIB. Setelah lama tenggelam oleh liga – liga lain, sepakbola Jerman kini dapat membanggakan diri sebagai yang terbaik di Eropa. All-German final pada dinihari nanti akan menjadi bukti ajang yang tak terbantahkan.

 

Bicara soal pertandingan antar tim sesama negara, pasti ada gengsi dan harga diri yang dipertaruhkan. Bayern Munich sebagai tim yang dianggap lebih kuat, tentunya tidak ingin kalah oleh tim yang jadi pesaing utama mereka di pentas domestik. Apalagi Bayern Munich saat ini sedang memperlihatkan dominasinya atas Borrusia Dortmund, menyusul sukses meraih trofi Bundesliga di musim ini.

 

Laga ini menjadi duel ke-5 untuk Bayern Munich dan Borrusia Dortmund di musim ini. Dari empat laga terakhir pada musim ini, Borrusia Dortmund tidak pernah sekalipun menang dari Bayern. Bahkan Borrusia Dortmund dua kali di paksa menyerah di ajang Piala Super Jerman dan perempatfinal Piala Liga. Akan tetapi, jika melihat musim sebelumnya Bayern Munich tidak pernah menang dari Borrusia Dortmund. Bahkan, pada final Piala Liga musim lalu, Bayern Munich di bantai dengan score 2-5. Jadi, bisa dibilang duel bakal berlangsung seimbang.

 

Perang urat syaraf juga sempat di lemparkan CEO Dortmund, Hans – Joachim Watzke saat Mario Gotze memilih mengaktifkan buy – out clausenya demi bisa bergabung dengan Bayern Munich. Hans – Joachim Watzke mengatakan, ”Bayern Munich selalu menggunakan trik kotor, yakni merekrut pemain bintang yang dimiliki rivalnya. Tujuannya jelas, untuk melemahkan rival,” keluhnya.